GOOGLE FOR EDUCATION INDONESIA SUMMIT 2014

Ahmad Fadil - 24 Nov 2016

ducation is the most powerful weapon which you can use to change the world. Saya setuju banget sama quotenya Alm. Bapak Nelson Mandela yang itu. Sejalan juga dengan pepatah Arab yang mengatakan,

“Barangsiapa ingin sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu”.

Karena keutamaan pendidikan dan ilmu yang merupakan dasar dari berbagai kejelimetan yang ada di dunia ini – terutama di Indonesia, bikin saya ingin berkontribusi terhadap dunia pendidikan. Meski kadang harus dihadapkan dengan berbagai birokrasi yang ga perlu!

Akhirnya kesempatan itu datang di tahun ketiga perjalan karir saya. Di Kibar saya dikasih kesempatan untuk gabung di divisi Edukasi. Ga tanggung-tanggung, divisi ini adalah partnernya program Education Go Digital punyanya Google yang dilead sama Mbak Pepita Gunawan yang cantik nan baik hatinya.

Di divisi ini kerjaan saya adalah mirip kaya¬†Account Executive (AE), saya yang berhubungan dengan kampus/sekolah untuk bantu mereka implementasi Google Apps for Education. Karena emang backgroud saya technical, jadi ga terlau lama untuk bisa menguasai ‘arena’. Meski sampai sekarang masih ada beberapa part yang masih harus belajar.

Kumpulkan Pengambil Keputusan Penting

Yang datang adalah kepala yayasan, kepala sekolah, kepala IT dan guru/dosen.

Pada 4 Desember kemarin, Google bikin Google for Education Indonesia Summit yang mempertemukan para pengambil keputusan penting di sekolah dan kampus yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk dari Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Pontianak dan Makassar.

Topik yang dibahas adalah tentu saja seputar apa yang bisa institusi manfaatkan dari berbagai tools free yang ditawarkan Google. Di awal kegiatan lebih banyak bicara soal mindset dari yang semula tradisional menjadi serba kolaboratif dengan cloud technology. Di sesi siang, dibahas lagi lebih banyak soal infrastruktur dan best pratices.

sumber berita universitas djuanda : http://www.sutisnamulyana.com/2014/12/google-for-education-indonesia-summit.html#.WDaTH9V97IU