IDUL ADHA, UNIVERSITAS DJUANDA BAGIKAN 3000 KANTONG QURBAN

Ahmad Fadil - 15 Sep 2016

IDUL ADHA, UNIVERSITAS DJUANDA BAGIKAN 3000 KANTONG QURBAN

13 september 2016, Yayasan Pusat Studi Islam Amaliah Indonesia mengadakan pemotongan hewan qurban di pelataran universitas Djuanda Bogor. Hewan yang dipotong adalah Sapi sejumlah 20 ekor, dan kambing 14 ekor. Karyawan Universitas Djuanda sendiri menyumbang 14 sapi dan 9 kambing, sementara dari perguruan mengurbankan 6 sapi, dan 5 kambing lainnya berasal dari bank BJB KCP Cibinong dan Tajur masing-masing 2 ekor kambing, dan polres Bogor 1 kambing.

“Seluruh hewan qurban didistribusikan ke 3000 mustahiq di daerah ciawi dan kabupaten Bogor dengan berat masing-masing 5 sampai 6 ons. Daging disebar ke ketua RT di sekitar Ciawi, sehingga menghindari terjadinya perhitungan ganda atau kericuhan warga” ujar sudrajat, ketua panitia.

Pemotongan hewan qurban berjalan sejak jam 06.00 sampai dengan bada ashar. Rektor bersyukur karena pemotongan kali ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu, hal ini mengindikasikan meningkatnya kesadaran sosial untuk berqurban. Berqurban hukumnya sunnah muakad, namun selagi mampu, sebaiknya kita berusaha menyisihkan sebagian harta kita untuk berqurban setiap tahunnya. Mahasiswa program Pendidikan Kader Dakwah, yang merupakan mahasiswa beasiswa dari keluarga kurang mampu dengan balapan al quran lebih dari 2 juz, bahkan iuran untuk berqurban dan memperoleh 2 kambing. Asep, salah satu mahasiswa PKD berujar, sebagai mahasiswa kader dakwah, mereka akan berusaha untuk memberi teladan walaupun belum mampu untuk qurban penuh 1 kambing. Sudrajat, kepala biro career Development center Universitas Djuanda, sekaligus ketua panitia, mengucapkan “Berqurban adalah salah satu ikhtiar untuk menuju muslim yang kaffah sesuai tuntunan nabi Muhammad SAW dan teladan nabi ibrahim SAW. Dengan berqurban, kita belajar makna ikhlas lahir dan batin, menajamkan jiwa sosial dan menumbuhkan rasa syukur karena kita adalah salah satu hamba Allah yang dipercaya mampu untuk memberi kepada sesama” tambahnya.

Siswa-siswi mulai TK sampai SMA/SMK juga dihimbau untuk iuran sejumlah tertentu untuk membeli hewan qurban, mereka juga menyaksikan proses pemotongan hewan walaupun bergilir beberapa jam saja. Tujuannya agar sedini mungkin para siswa dapat memahami dan memaknai ibadah ini.

Acara diberi tema meningkatkan kesalehan sosial dan ukhuwah islamiyah sebagai wujud syukur kepada Allah SWT