IPM Kota Bogor Peringkat Kelima dalam Lima Tahun Terakhir

Ahmad Fadil - 25 Jul 2017

IPM Kota Bogor Peringkat Kelima dalam Lima Tahun Terakhir

BOGOR, (PR).- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor masih bertahan di peringkat kelima selama lima tahun terakhir. Data ini menurut perhitungan Badan Pusat Statistik setempat. Kepala BPS Kota Bogor Budi Hardiyono mengakui peningkatan IPM daerahnya belum optimal. Sehingga tidak menimbulkan dampak yang signifikan.

Menurut data BPS pada 2016, IPM Kota Bogor tercatat mencapai 74,50 poin, meningkat sekitar 0,85 poin dari tahun sebelumnya yakni 73,65 poin. Nilai IPM Kota Bogor itu jauh tertinggal dari Kota Bandung (80,13) yang masih berada di peringkat pertama se-Jawa Barat bahkan di bawah daerah terdekatnya, Kota Depok (79,60).

“Kendala kita (Kota Bogor) itu kurang pendapatan masyarakat yang menyebabkan kurangnya daya beli. Kalau pendapatannya tinggi otomatis bisa membiayai kesehatannya dan pendidikannya,” kata Budi setelah bertemu Wali Kota Bogor di Balai Kota setempat, Senin 24 Juli 2017.

Menurut perhitungan BPS Kota Bogor, angka pengeluaran per kapita masyarakat 2016 mencapai Rp10.662.000 per tahun atau sekitar Rp20.000 per hari. Jumlahnya jauh tertinggal dari Kota Bandung (Rp15.805.000/kapita/tahun) dan Kota Depok (Rp14.560.000/kapita/tahun).

sumber berita Universitas Djuanda : http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/07/24/peningkatan-tak-optimal-ipm-kota-bogor-peringkat-kelima-dalam-lima-tahun