MENGENAL KAMPUS BERTAUHID UNIVERSITAS DJUANDA MELALUI KEGIATAN TA’ARUF 2017

Ahmad Fadil - 13 Sep 2017

MENGENAL KAMPUS BERTAUHID UNIVERSITAS DJUANDA MELALUI KEGIATAN TA’ARUF 2017

Senin 11 September 2017
Antusiasme mahasiswa baru pada Taaruf hari pertama tampak begitu bersemangat. Terlihat dari persiapan beberapa maba yang sudah datang subuh-subuh dan berkumpul di lapangan Unida lengkap dengan atribut yang harus dikenakan, seperti memakai baju hitam putih dengan topi caping serta tas yang terbuat dari kardus juga name tag dan slayer yang wajib dipakai selama taaruf berlangsung.
Rangkaian acara opening taaruf 2017 dimulai pada pukul 04.30 WIB. Acara pun berlanjut dengan Upacara pembukaan taaruf yang dipimpin oleh Muhammad Ilham, kemudian diiringi oleh paduan suara Gisanada yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Universitas Djuanda.
Selanjutnya Laporan ketua pelaksana yakni Jodi setiawan yang melaporkan jumlah peserta dari setiap fakultas. Ir. Dede Kardaya, M.Si mengungkapkan dalam sambutannya bahwa ” Pilihan masuk Universitas Djuanda sangat tepat, karna termasuk 100 Universitas terbaik di Indonesia menurut Kementerian Riset dan Pendidikan tinggi dengan peringkat ke-75 dan beliau pun berpesan agar mahasiswa baru meluruskan niat kuliah untuk menuntut ilmu”.
Ada hal yang menarik perhatian, yakni adanya tarian daerah yang berasal dari Sumatera Selatan, yaitu tarian Tanggai Klasik yang ditampilkan oleh mahasiswa Unida yang dilanjut dengan pemukulan gong sebagai tanda diresmikannya Taaruf 2017 oleh Ir. Dede Kardaya, M.Si selaku Rektor Unida 2017.
Rangkaian Upacara selesai dilaksanakan dengan khidmat. Hingga Upacara Peresmian maba 2017 ditutup dengan pembacaan doa. Kegiatan selanjutnya, materi pertama mengenai kampus bertauhid oleh pembina Yayasan Pusat Studi dan Pengembangan Islam Amaliah yaitu Dr. H. Martin Roestamy, S. H, M.H yang menyampaikan tentang Sejarah Kampus Universitas Djuanda, Visi dan Misi, serta civitas akademi yang ada di kampus Universitas Djuanda Bogor. Disela penyampaian materi Beliau menyampaikan bahwa “Mahasiswa di kampus bertauhid adalah mahasiswa yang baik dan berkualitas, serta harus menjadi mahasiswa yang bageur, cageur, singer, pinter sareng bener”.
Materi kedua yaitu tentang ketauhidan oleh salah satu dosen unida yaitu Amir Mahruddin M.Pd. dalam penyampaiannya beliau meminta perwakilan dari setiap fakultas untuk menyampaikan pendapatnya mengenai Adab terhadap ilmu.
Diakhir pemaparan materi beliau menyimpulkan bahwa “ Adab mahasiswa terbagi mejadi 5 yaitu Belajar dengan niat ikhlas dan bertujuan beribadah kepada Allah SWT, Bersifat Tawadhu (rendah hati), Bersikap sopan dan santun., Berpenampilan baik, bersih dan rapi, dan yang terakhir Mempelajari ilmu yang terpuji “.
Saya sangat senang mengikuti kegiatan Ta’aruf ini, dengan mengikuti kegiatan ta’aruf kami sebagai generasi muda khususnya sebagai pejuang baru mahasiswa UNIDA bisa lebih dewasa dan lebih paham menyikapi setiap kejadian yang terjadi disekitar kita sesuai dengan syariat Islam, dengan pemaparan dan penyampaian materi yang sangat luar biasa dari para narasumber, saya senang bisa menjadi bagian dari keluarga kampus bertauhid Universitas Djuanda Bogor” Ujar M. Zaelani Mahasiswa FKIP sekaligus peserta Ta’aruf UNIDA 2017. Acara ditutup dengan perkenalan jajaran pejabat rektorat yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, serta unsur penunjang administrasi diantranya BAAK, BPHM, BKPU dst.