Mahasiswa Demo Kebijakan Presiden Jokowi

Ahmad Fadil - 12 Jan 2017

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa, atau BEM Seluruh Indonesia koorwil Jawa Barat, berunjuk rasa di depan Gedung Sate Kota Bandung.

Aksi tersebut serentak dilakukan BEM SI di beberapa kota besar, dengan tuntutan pemerintah harus mampu menurunkan harga komoditas kebutuhan masyarakat.

Mereka menilai, program pemerintah saat ini, yaitu kenaikan tarif administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kenaikan tarif listrik, merugikan masyarakat kelas bawah.

“Isunya sama, mengenai serampangan pemerintah dalam mengelola Negara, mulai dari STNK, rakyat diajak tebak-tebakan, siapa yang memutuskan kebijakan ini. Lalu, komoditas yang naik hingga tiga kali lipat dan ini kurang wajar,” ujar Koorwil BEM SI, Fauzi di sela aksi di Gedung Sate Kota Bandung Jawa Barat, Kamis 12 Januari 2017.

Menurutnya, program Pemerintah yang dicanangkan hingga saat ini semakin merugikan masyarakat. Terlebih memengaruhi perekonomian masyarakat yang semakin sulit. “Memengaruhi daya beli, masyarakat diresahkan ole harga komoditas,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pemerintah menunjukkan fenomena tak elok, di tengah kondisi sulit saat ini. Bahkan, fenomena saling lempar terkait kenaikan harga administrasi STNK, sangat disayangkan ditunjukkan pemerintah. “Tidak saling lempar, tidak saling tuduh,” katanya.

Dalam orasinya, BEM SI menyerukan,  perbaikan ekonomi di tingkat hulu, agar dilakukan secara maksimal, meski terkendala dengan produksi. Menurutnya, hal tersebut tetap harus dijalankan, karena masyarakat dengan program Presiden Joko Widodo saat ini, menjadi imbas dan korban.

“Stabilkan kembali harga komoditas, meski mengalami kelangkaan. Namun, ini merupakan hal kurang wajar dan masyarakat siap untuk kenaikan harga yang begitu tinggi,” katanya. (asp)

sumber berita universitas djuandahttp://politik.news.viva.co.id/news/read/869658-mahasiswa-demo-kebijakan-presiden-jokowi