Dosen Universitas Djuanda Fasilitasi Pemasaran Gula Semut Aren ke mancanegara

Rudi Hartono - 08 Aug 2018

Dosen Universitas Djuanda Fasilitasi Pemasaran Gula Semut Aren ke mancanegara

Dosen Fakultas Pertanian Ir. Himmatul Miftah, M.Si dan Arti Yusdiarti, SP, MM membantu Kelompok Usaha Bersama (KUB) Gula Semut Aren (GSA) yang berada di Kabupaten Lebak, untuk meningkatkan potensi Gula Semut Aren dengan cara memfasilitasi pemasaran Gula Semut Aren ke pasar mancanegara dengan menerapkan sistem traceability.

 

Bertempat di Desa Wanasari Kecamatan Cibeber dan Generasi Emas Nusanda yang bertempat di Desa Cikotok Kabupaten Cilograng Pada tanggal 17-18 Maret 2018 Ir. Himmatul Miftah, M.Si dan Arti Yusdiarti melakukan sosialisasi tentang tujuan dan manfaat dari fasilitasi, pengenalan sistem traceability dan pelatihan kepada pengrajin aren.

 

Gula Semut Aren adalah gula yang diperoleh dari proses penyadapan nira aren yang kemudian dikurangi kadar airnya dengan tingkat kadar air sebanyak 2-3% hingga menjadi padat melalui proses pengolahan. Produk Gula Semut Aren ini berbentuk granule dengan warna coklat kekuningan.

Menurut Himmatul Miftah Gula Semut Aren berpotensi untuk melakukan ekspor karena kualitas yang dimiliki mampu memenuhi standar ekspor, dengan memfasilitasi pemasaran Gula Semut Aren melalui penerapan sistem Traceability yakin dapat meraih peluang dan menembus pasar mancanegara.

 

Traceability yang diterapkan pada Gula Semut Aren yaitu dengan metode survei, penyuluhan dan pendampingan. Metode survei yang dilakukan terdiri dari survei lokasi untuk pencatatan data kebun aren yang disadap oleh para pengrajin aren dan saung tempat pengolahan pengrajin aren.” Lanjut Himmatul Miftah.

 

Penyuluhan dilakukan untuk menyampaikan dan memberi informasi yang berkaitan dengan traceability pada Gula Semut Aren yang diantaranya, lingkungan perkebunan Gula Semut Aren yang terbebas dari pencemaran lingkungan dan zat-zat kimia untuk memastikan bahan baku yang aman dan alami, mutu Gula Semut Aren yang sesuai standarisasi mutu lokal (SNI) dan standarisasi mutu pasar mancanegara, kualitas Gula Semut Aren dan Higienitas pengolahan Gula Semut Aren yang sesuai dengan SOP (standar prosedur operaional) yang telah disepakati dan Higienitas penempatan hasil produksi. Serta pentingnya pencatantan data pengrajin aren, lokasi dan saung pengolahan harus terdaftar di kelompok usaha, yaitu untuk mengetahui setiap kepemilikan produk Gula Semut Aren per Kg/ Kemasan, sehingga jika terjadi sesuatu yang merugikan pihak lain dapat ditelusuri dan dipertanggung jawabkan.

 

“Pendampingan dilakukan untuk memastikan para pengrajin aren memahami dan dapat mengaplikasikan setiap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan traceability sehingga produk Gula Semut Aren dapat menembus pasar mancanegara. dengan fasilitasi pemasaran Gula Semut Aren ke Pasar Mancanegara yang telah diterapkan di KUB GSA dan Generasi Emas Nusanda diharapkan dapat meningkatkan nilai Gula Semut Aren.” Ungkap Arti Yusdiarti.