Hadapi Revolusi Industri 4.0, BEM FE UNIDA Selenggarakan Seminar Ekonomi Kreatif Digital Marketing Development

Ahmad Fadil - 27 May 2018

Hadapi Revolusi Industri 4.0, BEM FE UNIDA Selenggarakan Seminar Ekonomi Kreatif Digital Marketing Development

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakuktas Ekonomi Universitas Djuanda Bogor kembali menyelenggarakan Generasi Mahasiswa Ekonomi Cemerlang (GEMILANG) pada Kamis (24/5) di Aula Gedung C, Kampus UNIDA.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan rutin BEM Fakultas Ekonomi dengan mengangkat tema sesuai issue yang sedang hangat diperbincangkan. Pada tahun ini, panitia mengambil tema besar Digital Marketing Development yang diberi tajuk “Mengembangkan Inovasi IPTEK dalam Meningkatkan Perekonomian Bangsa”.
Adapun narasumber yang dihadirkan, antara lain Sabah Saparian (Director of Business Development PT. Yamaha Motor Parts MFG Indonesia) dan Ikbal Purnama Alamsyah (Founder & CEO i-Tour Travelindo dan i-Excel Learning Center).
Turut hadir memberikan sambutan dan membuka jalannya acara, Wakil Rektor III Dr. Rita Rahmawati, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Rita menyampaikan bahwa saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang mana semuanya sudah terintegrasi ke dalam dunia digital.
“Memang jika kita berbicara digital di era revolusi industri 4.0, dimana semuanya sudah ter-digitalize. Khususnya di bidang perekonomian, seperti transaksi dan lain sebagainya yang menggunakan digital akan lebih maju dibanding dengan yang masih tradisional.” Tuturnya.
Dr. Rita juga menambahkan bahwa Indonesia pada tahun 2030 akan memiliki bonus demografi, hal ini yang kemudian menjadi perhatian khusus terutama bagi para mahasiswa agar dapat memanfaatkan peluang ini.
“Pada tahun 2030 kita akan memiki bonus demografi, jangan sampai bonus demografi ini hanya menjadi sekedar data saja. Diharapkan pada tahun 2030 itu, kita memiliki tenaga kerja produktif, kreatif dan inovatif yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, sudah tidak zamannya lagi sekarang mahasiswa bercita-cita menjadi pegawai, tapi bercita-citalah untuk berwirausaha.” Jelasnya.
Senada dengan pernyataan Dr. Rita, Sabah Saparian dalam pemaparan materinya mengatakan bahwa begitu pentingnya memanfaatkan era revolusi industri 4.0. “Era 4.0 memiliki interkoneksi tanpa batas, oleh karena itu kita harus optimalkan. Kita jangan hanya jadi penonton, kita harus jadi pengusaha, siap tidak siap dan mau tidak mau.” Ungkapnya.
Perkembangan dunia saat ini mengacu pada dunia digital yang saling terhubung antara satu dengan yang lain. Hal ini memungkinkan adanya penyebaran informasi yang cepat dan dengan mudah meluas. Digitalisasi menjadi sebuah peluang bagi para pelaku bisnis, tak terkecuali bagi mahasiswa yang dituntut harus selalu kreatif dan inovatif.
Ikbal Purnama, sebagai narasumber kedua berkesempatan menyampaikan materi mengenai digital ekonomi. Menurutnya, bukan hanya para pelaku bisnis saat ini yang harus siap menghadapi revolusi industri 4.0, namun mahasiswa pun harus turut mempersiapkan diri terlebih dalam pemanfaatan dunia digital saat ini. Lebih jauh, Ikbal memaparkan mengenai karakter dari digital ekonomi yang harus diketahui oleh para mahasiswa. “Tentang digital ekonomi, ada 12 karakter yang dikemukakan oleh Don Tapscott yang salah satunya adalah Innovation. Maka dari itu, berinovasilah terus menerus.” Paparnya.
Sementara itu, pada acara GEMILANG tahun ini ada doorprize bagi satu orang peserta yang hadir. Peserta yang beruntung tersebut akan mendapatkan tiket Asean Global Leadpreneurship Program yang disponsori oleh i-Tour Travellindo. Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Singapura dan Malaysia meliputi bimbingan leadership, educational mission, cultural studies, serta entrepreneurship.