Dorong Jiwa Wirausaha Pelajar Lewat Pelatihan Skincare Berbasis Pertanian, HIMATIP UNIDA Gelar Pelatihan Produk Skincare Alami
Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIP) Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Produk Skincare pada Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di Ruang Kelas B3.02 dan Laboratorium UPT Sartika UNIDA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FIPHAL UNIDA, Dr. Erna Puspasari, S.Si., M.Si, Kaprodi TIP, Deni Hendarto, S.T., M.Si, serta diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK dan mengajak secara langsung pembuatan produk perawatan diri berupa hair tonic dan toner berbasis bahan alami hasil pertanian.
Ketua Pelaksana pada sambutannya menyampaikan harapannya agar pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi adik-adik siswa, tetapi juga menginspirasi mereka untuk melihat peluang besar dalam pengolahan produk berbasis hasil pertanian,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ilmu Pangan Halal, Dr. Erna Puspasari, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut bahwa di era sekarang, pemanfaatan hasil pertanian bisa menjadi produk yang bernilai.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif HIMATIP dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai pemanfaatan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mengenalkan bidang Teknologi Industri Pertanian kepada generasi muda," tuturnya.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami bagaimana hasil pertanian dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki potensi ekonomi tinggi, sekaligus menumbuhkan minat terhadap inovasi dan kewirausahaan berbasis agroindustry,” tambahnya.
Sementara itu, Kaprodi TIP UNIDA, Deni Hendarto, S.T., M.Si., menegaskan pentingnya pendekatan praktis dalam pengenalan keilmuan agar para peserta bisa memahami potensi besar dan tertarik melanjutkan studi.
"Kegiatan pelatihan ini merupakan sarana pengenalan keilmuan Teknologi Industri Pertanian secara langsung. Kami berharap peserta dapat memahami potensi besar agroindustri dan tertarik untuk melanjutkan studi di bidang ini," pungkasnya.
Kegiatan Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan tinggi dengan siswa sekolah menengah, sekaligus membuka tentang besarnya potensi agroindustri indonesia dan dapat menjadi bekal kewirausahaan yang menjanjikan bagi generasi muda.