[email protected] 0251-8240773
Berita

Evaluasi Kerja Sama, UNIDA Susun Strategi Perkuat Capaian IKU dan Diktisaintek Berdampak

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Kerja Sama menggelar Rapat Evaluasi Kerja Sama secara daring melalui Zoom Cloud Meetings pada Kamis, 11/06/2026. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja sama sekaligus memetakan tindaklanjut yang mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 dan program Diktisaintek Berdampak.

Rapat dihadiri pimpinan universitas, para dekan, serta tim pengelola kerja sama. Berbagai aspek dibahas, mulai dari keberlanjutan Memorandum of Understanding (MoU), penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA), hingga penguatan kontribusi kerja sama terhadap capaian IKU.

Rektor UNIDA Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I menegaskan bahwa kerja sama harus memberikan manfaat nyata dan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen. Menurutnya, setiap kerja sama perlu dievaluasi berdasarkan realisasi program dan dampak yang dihasilkan.

"Pemanfaatan kerja sama harus sesuai dengan IKU 2026 dan mendukung program Diktisaintek Berdampak. Fakultas perlu memetakan kebutuhan kerja sama yang relevan dengan capaian IKU," ujarnya.

Wakil Rektor II UNIDA Assoc. Prof. Dr. Zahra Khusnul Lathifah M.Pd.I menekankan pentingnya tindaklanjut terhadap setiap kerja sama yang telah disepakati agar dapat menghasilkan program yang nyata dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kerja Sama Imam Abdul Aziz, S.E.I., M.Si menjelaskan bahwa indikator kerja sama kini menjadi bagian penting dalam 12 IKU perguruan tinggi. Ia juga mendorong fakultas untuk memperkuat implementasi kerja sama melalui penyusunan MoA dan IA serta melakukan pemilihan mitra secara lebih selektif sesuai kebutuhan IKU.

Sementara itu Kepala Biro Urusan Internasional, Assoc. Prof. Dr. Mega Febriani Sya, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa potensi fakultas-fakultas di UNIDA dalam menjalin kemitraan global sangat besar. Ia mendorong fakultas untuk memastikan keberlanjutan kerja sama yang sudah ada sekaligus menjajaki kolaborasi dengan perguruan tinggi bereputasi internasional, termasuk universitas yang masuk dalam Top 200 World University Rankings.

Sebagai tindak lanjut, seluruh fakultas dan program studi diminta melakukan pemetaan terhadap status dan keberlanjutan MoU, MoA, serta IA sebagai dasar penguatan implementasi kerja sama dan pencapaian target IKU 2026.