[email protected] 0251-8240773
Berita

Harmoni Bangsa: Menakar Musik sebagai Instrumen Pembangunan Nasional

Oleh: Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P
(Dosen Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Djuanda & Pencinta Musik)

Setiap tanggal 9 Maret, bangsa kita memperingati Hari Musik Nasional. Momentum ini bukan sekadar seremoni untuk mengenang jasa sang maestro Wage Rudolf Supratman, melainkan sebuah jeda kontemplatif bagi kita semua untuk merenungkan sejauh mana nada dan irama telah menjadi perekat kohesi sosial dan motor penggerak pembangunan karakter bangsa. Sebagai seorang akademisi yang bergelut di bidang administrasi publik, saya memandang musik bukan hanya sebagai komoditas hiburan, melainkan sebagai aset strategis dalam memperkokoh identitas nasional di tengah arus globalisasi yang kian kencang.

Musik adalah bahasa universal yang melampaui sekat-sekat birokrasi dan perbedaan politik. Dalam setiap bait lagu nasional maupun karya-karya kontemporer anak negeri, tersimpan narasi optimisme yang mampu membangkitkan semangat kolektif. Kita patut berbangga melihat musisi-musisi muda Indonesia kini mampu merajai panggung internasional dengan tetap membawa corak keindonesiaan yang kental.

Hal ini membuktikan bahwa kreativitas lokal kita memiliki kualitas unggul yang kompetitif, yang jika dikelola dengan tata kelola (governance) yang baik, akan menjadi kekuatan soft power yang luar biasa bagi diplomasi bangsa di mata dunia.

Namun, optimisme ini tentu harus dibarengi dengan komitmen kita dalam menjaga ekosistem musik yang sehat. Perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual dan apresiasi yang tulus terhadap karya orisinal adalah wujud nyata dari sikap nasionalis yang santun. Sebagai pencinta musik, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung talenta lokal.

Mari kita jadikan musik sebagai sarana "pembaruan masyarakat" yang menghaluskan budi pekerti dan mempererat persatuan, selaras dengan semangat pembangunan nasional yang kita cita-citakan bersama.
Hari Musik Nasional tahun ini adalah panggilan bagi kita semua untuk kembali mencintai jati diri. Dengan nada yang selaras dan ritme yang teratur, kita optimis bahwa simfoni pembangunan Indonesia akan melaju lebih harmonis. Mari kita terus berkarya, menjaga harmoni, dan memastikan bahwa instrumen kemajuan bangsa ini akan terus berdendang abadi dalam sanubari setiap insan Indonesia.

Selamat Hari Musik Nasional. Jayalah musik Indonesia!