Keberlanjutan Riset Shariah Green Economy, Dosen UNIDA Berhasil Raih Pendanaan Penelitian Multitahun 2026 Skema Fundamental Reguler
Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh Universitas Djuanda (UNIDA), Dr. Ani Yumarni, S.H.I., M.H., Dosen UNIDA berhasil meraih pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026, pada skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR). Pendanaan tersebut diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui surat Nomor 195/DST/C3/DT.05.00/2026 tanggal 6 Maret 2026 tentang Pengumuman Penerima Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026. Program ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Pendanaan penelitian ini diberikan setelah melalui proses penilaian keberlanjutan penelitian yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung keberlanjutan riset yang memiliki dampak akademik dan sosial yang signifikan.
Penelitian yang akan dilanjutkan oleh Dr. Ani Yumarni mengangkat judul “Pengembangan Shariah Green Economy melalui Pemberdayaan Berkelanjutan Nazhir Pengelola Wakaf Sawah di Indonesia.” Penelitian ini bertujuan mengkaji serta mengembangkan model ekonomi hijau berbasis syariah dengan memanfaatkan potensi wakaf produktif, khususnya wakaf sawah, agar mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Keberhasilan memperoleh pendanaan ini menunjukkan komitmen akademisi UNIDA dalam menghadirkan riset yang relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam integrasi konsep ekonomi syariah dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I Rektor Universitas Djuanda menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada Dr. Ani Yumarni atas keberhasilannya memperoleh pendanaan penelitian multitahun tahun anggaran 2026. Prestasi ini menunjukkan kualitas dan dedikasi para dosen UNIDA dalam menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, penelitian yang mengangkat tema Shariah Green Economy sangat relevan dengan tantangan global saat ini, terutama dalam mendorong pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi syariah.
Ke depan, Universitas Djuanda terus mendorong para dosen untuk aktif menghasilkan penelitian berkualitas, memperluas kolaborasi akademik, serta memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.