LP3K UNIDA Gelar Sosialisasi Hibah Internasional BRIN 2026, Dorong Dosen Perluas Kolaborasi Riset Global
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Pengembangan Keilmuan (LP3K) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Hibah Internasional Tahun Anggaran 2026 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bagi para dosen di lingkungan universitas. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para dosen mengenai peluang pendanaan riset internasional yang disediakan oleh BRIN, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penelitian dan penguatan jejaring kolaborasi dengan mitra luar negeri.
Wakil Rektor III yang juga Ketua LP3K UNIDA Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan sosialisasi ini dapat mendorong para dosen untuk menyiapkan draf proposal penelitian yang siap diajukan dalam program hibah internasional dari BRIN. Ia juga berharap para narasumber dapat memberikan wawasan dan panduan mengenai prosedur serta strategi dalam mengikuti program hibah tersebut.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat muncul draf-draf proposal yang siap diajukan. Kami juga berharap para narasumber dapat memberikan insight mengenai prosedur dan langkah-langkah yang perlu dipersiapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan partisipasi dalam program penelitian internasional merupakan bagian dari upaya institusi dalam mencapai sejumlah target strategis, termasuk penguatan standar mutu melalui sertifikasi ISO serta pencapaian akreditasi internasional. Menurutnya, kegiatan penelitian yang didukung oleh program hibah BRIN memiliki kontribusi penting terhadap berbagai komponen penilaian dalam pengembangan mutu perguruan tinggi.
“Beberapa target yang sedang kami capai antara lain standar ISO dan akreditasi internasional. Dalam hal ini, kegiatan dan pendanaan penelitian dari BRIN memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap berbagai komponen penilaian tersebut,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini LP3K UNIDA menghadirkan dua narasumber sekaligus yang memberikan pemaparan mengenai program hibah internasional BRIN yakni Dr. Harimat Hendrawan, M.Kes dan Riswal Nafi Siregar, S.Si., M.Si.
Riswal Nafi Siregar, S.Si., M.Si memberikan pemaparan mengenai berbagai skema hibah penelitian internasional yang difasilitasi oleh BRIN, khususnya melalui program RIIM Kolaborasi Internasional. Program ini merupakan skema pendanaan riset yang mendorong kerja sama antara peneliti di Indonesia dengan mitra penelitian dari luar negeri guna menghasilkan penelitian yang berdampak global.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa program tersebut terbuka tidak hanya bagi periset BRIN, tetapi juga bagi dosen perguruan tinggi serta peneliti independen. Pendanaan program ini didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan dilaksanakan dengan prinsip kesetaraan antara peneliti Indonesia dan mitra internasional dalam proses seleksi maupun pelaksanaan penelitian.
Lalu pemaparan oleh Dr. Harimat Hendrawan, M.Kes yang dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa BRIN membuka berbagai peluang hibah penelitian internasional pada tahun 2026 melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga global, seperti Global Fund, Korea (INID-K/SNUH), serta program kolaborasi riset regional seperti SEA4Dream dan e-ASIA. Ia juga memaparkan bahwa BRIN dibentuk melalui Perpres No. 78 Tahun 2021 yang mengintegrasikan berbagai lembaga riset nasional seperti LIPI, BPPT, BATAN, dan LAPAN untuk memperkuat ekosistem penelitian Indonesia. Melalui berbagai kelompok riset di bidang kesehatan, biomedis, farmasi, dan kesehatan masyarakat, BRIN mendorong para peneliti untuk membangun kolaborasi internasional dan menyiapkan proposal riset yang relevan dengan fokus penelitian global.