Pengajian Rutin di Rumah Tahfidz, Kolaborasi Masjid Jorong Batunanggai dan Mahasiswa Berdampak UNIDA Perkuat SDM Bangun Generasi Qurani
Pengurus Masjid Jorong Batunanggai bersama Tim Mahasiswa Berdampak Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Rutinan di Rumah Tahfidz sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) berbasis keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap malam setelah Shalat Maghrib selama program berlangsung.
Rumah Tahfidz sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam membina generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik. Di tengah tantangan moral dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, pengajian rutin dinilai menjadi sarana efektif untuk memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta membentuk karakter Islami pada anak-anak dan remaja.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pengajian ini tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mencakup pembelajaran tajwid, tahsin, tafsir sederhana, pembinaan akhlak, serta pembiasaan ibadah harian.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, serta membentuk karakter santri yang berakhlakul karimah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan tahsin Al-Qur’an di mana para santri membaca minimal satu halaman secara bergiliran. Selanjutnya, santri menyetorkan hafalan baru kepada ustadz/ustadzah dan mahasiswa, kemudian melaksanakan muroja’ah untuk menjaga kualitas hafalan.
Kegiatan juga diisi dengan pembelajaran tajwid untuk memperbaiki makharijul huruf dan hukum bacaan, pemberian soal untuk menguji pemahaman materi, serta ditutup dengan doa dan evaluasi singkat.
Salah satu santri, Raisya, mengaku terbantu dengan kehadiran mahasiswa PMM.
“Dengan adanya kakak-kakak PMM di sini sangat membantu kami belajar, seperti makharijul huruf, tajwid, dan tips untuk muroja’ah hafalan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh ustadz setempat. Ia menyebutkan bahwa dukungan Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA sangat membantu proses belajar mengajar, mengingat Rumah Tahfidz masih memiliki keterbatasan tenaga pengajar.
“Kami sangat senang karena kehadiran mereka menambah wawasan anak-anak serta memberikan metode pembelajaran yang lebih mudah dipahami,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat antara santri, pengajar, mahasiswa, dan masyarakat sekitar, sekaligus mencetak generasi yang unggul secara spiritual dan berkarakter Qur’ani.