[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Program Mahasiswa Berdampak, Tim Mahasiswa UNIDA Gotong Royong Bantu Pemulihan Lingkungan dan Fasilitas Umum di Kanagarian Tanjung Sani Kabupaten Agam

Tim Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan Taman Dasa Wisma bersama ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Jorong Batunanggai serta renovasi Masjid Al-Ikhlas di Jorong Pantas, Kanagarian Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang berfokus pada penguatan lingkungan sosial, kebersihan ruang publik, dan perbaikan fasilitas keagamaan sebagai pusat aktivitas masyarakat. Melalui keterlibatan langsung mahasiswa, program ini diharapkan mampu mendorong kembali semangat kebersamaan warga dalam membangun lingkungan yang nyaman dan berdaya.

Taman Dasa Wisma di Jorong Batunanggai merupakan ruang bersama yang rutin dimanfaatkan ibu-ibu PKK dan warga untuk kegiatan sosial. Pembersihan dan penataan taman dilakukan guna menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan asri. Sementara itu, Masjid Al-Ikhlas di Jorong Pantas sebagai pusat kegiatan ibadah masyarakat memerlukan perbaikan agar dapat digunakan dengan lebih nyaman pasca terdampak bencana.

Wandi Yudistriono, selaku Koordinator Lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong royong ini kami laksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemulihan lingkungan dan fasilitas umum. Proses kebersamaan yang terbangun antara mahasiswa dan warga menjadi nilai penting dalam kegiatan ini,” ujar mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan FIPHAL UNIDA tersebut.

Pada kegiatan pembersihan Taman Dasa Wisma, ibu-ibu PKK bersama warga dan mahasiswa melakukan penyiangan rumput, perapian tanaman, serta penataan area taman. Sementara renovasi Masjid Al-Ikhlas meliputi pembersihan area masjid, perbaikan serta pengecatan pada beberapa bagian bangunan, dan penataan kembali fasilitas pendukung ibadah. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan tertib dan penuh antusiasme.

Ketua PKK Jorong Batunanggai menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu. Taman Dasa Wisma kini lebih bersih dan tertata, sehingga mendukung kegiatan PKK dan aktivitas sosial warga,” ungkapnya.

Apresiasi serupa disampaikan warga Jorong Pantas terkait renovasi Masjid Al-Ikhlas.

“Kami berterima kasih atas kepedulian mahasiswa. Masjid kini terasa lebih nyaman digunakan untuk beribadah,” ujar salah seorang warga.