[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA Dorong Inovasi UMKM Lewat Diversifikasi Bakso Ikan dan Pempek di Jorong Pantas–Batunanggai

Jorong Pantas, 9 Februari 2026 — Tim Mahasiswa Berdampak Universitas Djuanda (UNIDA) melaksanakan kegiatan diversifikasi produk olahan bakso ikan dan pempek di UMKM Jorong Pantas sebagai upaya mendorong peningkatan nilai tambah produk berbasis potensi perikanan lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA melibatkan pelaku UMKM secara aktif pada setiap tahapan kegiatan. Para peserta mengikuti diskusi pengembangan produk, analisis peluang pasar, serta uji coba perumusan varian olahan, seperti bakso ikan dengan cita rasa pedas manis dan pempek berbahan dasar ikan nila. Pendekatan partisipatif ini dirancang agar pelaku usaha mampu memahami proses inovasi secara sederhana dan mudah diterapkan sesuai skala usaha masing-masing.

Pelaku UMKM Jorong Pantas menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pendampingan yang dilakukan oleh Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA memberikan perspektif baru dalam melihat potensi pengembangan produk tanpa harus bergantung pada modal besar atau peralatan yang rumit.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA ke salah satu UMKM di Jorong Batunanggai. Kunjungan ini difokuskan pada pemetaan potensi usaha dan penyusunan rencana diversifikasi produk olahan yang realistis. Melalui sesi diskusi, pelaku usaha diajak mengidentifikasi kekuatan, keterbatasan, serta peluang pengembangan produk berbasis sumber daya lokal.

Ibu Dewi, pelaku UMKM pengolahan hasil laut di Jorong Batunanggai, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membuka wawasan baru dalam pemanfaatan bahan baku dan sisa produksi. Salah satu gagasan yang muncul adalah pengolahan tulang ikan menjadi produk turunan bernilai ekonomi, seperti kaldu bubuk dan stik kriuk.

“Kami jadi lebih memahami bahwa inovasi bisa dimulai dari apa yang tersedia di sekitar. Bahkan sisa produksi pun berpeluang diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA berharap pelaku UMKM di Jorong Pantas dan Jorong Batunanggai mampu menyusun langkah pengembangan produk secara mandiri, meningkatkan daya saing usaha, serta berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi perikanan dan hasil laut.