[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Pendidikan 12 Tahun, Mahasiswa KKN-T FAIPG UNIDA Adakan Seminar Pendidikan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Agama  Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Seminar Pendidikan dengan tema “Pentingnya Pendidikan 12 Tahun” yang dilaksanakan di MI At-Taufiq Ciletuh 05/01 Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat, 15 Agustus 2023. Kegiatan tersebut diisi oleh Dosen FAIPG UNIDA, Hanrezi Dhania Hasnin, S,Pd., M.Si.

Seminar tersebut diikuti oleh orang tua siswa di MI At-taufiq, orang tua siswa Paud SPS Mentari serta masyarakat kampung Ciletuh.

Seminar Pendidikan ini dilaksanakan ralam rangka meningkatkan kesadaran  masyarakat tserhadap pentingnya pendidikan dan bertujuan untuk membantu menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penting nya pendidikan , memotivasi para orang tua untuk bersemangat dalam memfasilitasi anak untuk terus melaksanakan pendidikan, membantu menncerdaskan dan mengembangkan potensi dalam diri anak bangsa. Dengan wajib belajar 12 tahun dapat menumbuh kembangkan setiap individu menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta meningkatkan kualitas daya saing bangsa.

Nur Arifin Hidayad selaku Ketua Pelaksana Seminar dalam sambutannya menyatakan bahwasanya seminar ini diadakan dengan tujuan untuk memotivasi para masyarakat desa dan juga sebagai sarana untuk belajar bersama mengenai pentingnya pendidikan 12 tahun bagi anak-anak kita semua agar kita terus istiqomah mendukung dan menyemangati diri beserta anak-anak untuk terus rajin sekolah dan juga tidak putus sekolah.

Kepala Sekolah MI At-taufiq, Eneng menyatakan hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan karena baru kali ini ada mahasiswa yang peduli dengan pendidikan anak-anak hingga membuat acara seminar dengan masyarakat sekitar untuk menumbuhkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak dan mengurangi angka putus sekolah di desa ini.

Selanjutnya, Enda Wijaya selaku Kasie Pemerintah Desa Cipayung Girang menyatakan bahwasanya pendidikan merupakan aspek yang penting bagi perkembangan dan masa depan anak.

“Akses pendidikan saat ini sudah banyak yang difasilitasi negara sehingga faktor ekonomi bukanlah sebuah alasan anak putus sekolah bahkan bagi anak-anak yang terlanjur sudah putus sekolah, desa sudah bekerja sama dengan PKBM setempat agar anak bisa melanjutkan sekolah dan mendapatkan ijazah sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Hanrezi Dhania Hasnin, S.Pd., M.Si selaku narasumber dalam paparan materinya menyatakan bahwa pendidikan tidak hanya melulu tentang akademik namun juga non akademik. Sehingga sekolah bukan hanya wadah untuk anak menjadi pintar wawasannya namun juga terdidik adabnya, perkataannya, dan perbuatannya. Pendidikan merupakan hal yang terpenting untuk membangun bangsa manusia yang beradab, unggul, dan berkarakter untuk menuju bangsa dan negara yang maju.

“Maka, hal yang dapat kita lakukan adalah dengan menguatkan Azzam, miliki informasi, semangati diri dan semangati anak anak, awasi pergaulan anak- anak, dan bertawakal kepada Allah,” ungkapnya.