[email protected] 0251-8240773
Informasi

Hari Batik Nasional dan Hari Batik Dunia

Oleh: Chandra Ayu Pramestidewi, S.Pt., M.M
(Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda)

 

Dalam selembar batik mengandung makna terdalam sebagai sebuah ikon budaya penting di Indonesia. Masyarakat Indonesia mengenakan batik sebagai busana kasual dan formal yang dapat dipakai dalam berbagai acara. Dalam selembar batik mengungkapkan bahwa semua orang bisa menggunakan batik di segala suasana. Seni batik telah dimulai sejak abad 17 hingga saat ini dengan macam corak hiasan berasal dari perjalanan sejarah Indonesia, dan setiap lembar batik akan memiliki ciri khas masing-masing yang berbeda satu sama lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, batik adalah kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan melukiskan lilin batik atau malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu. Menurut maestro batik, Iwan Tirta, batik adalah teknik proses atau mencelup dan menghias permukaan kain dengan menggunakan lilin malam sebagai penahan warna. Senada dengan H. Santosa Dullah pendiri museum Danar Hadi Solo, batik adalah proses membuat ragam hias gambar pada lembar  kain (wastra) dengan teknik celup rintang menggunakan lilin malam yang harum.                                                                              

Batik berasal dari Bahasa Jawa “ambhatik”, dari kata “amba yang berarti lebar, luas, kain, dan  titik yang saling terhubung menjadi gambar lukisan pada kain yang luas dan lebar. Bahasa Jawa menulis batik dengan bathik. Batik merupakan cerita atau lambang-lambang kehidupan manusia sejak awal hingga akhir. Teknik dan kebudayaan, lambang simbol terkait mewarnai dengan tangan  yang  dikenal batik Indonesia. Dari sejak lahir menggambarkan keberuntungan untuk anak-anak dengan warna warni yang cerah sampai akhir menutup mata dengan warna berduka lebih gelap. Batik di Indonesia rata-rata adalah sikap cara hidup manusia pada bentuk stilasi, seperti tumbuhan, gunung, hewan, sawah, lautan,dan tercipta dari beberapa kreator.

Penyebaran dan pengaruh batik dari seluruh Indonesia, mulai dari Cirebon, Pekalongan, Yogya, Solo, Sumenep, Banyumas, Dermanyon, Garutan, Kalimantan(sasirangan), Sumatera, Sulawesi, Lombok Bali, Papua, sedangkan dari asing Belanda, China, Jawa Hokokai, modern batik fraktal dan karya designer muda. Teknik lukisan itu merambah Tiongkok, India, Jepang, Afrika dan Senegal ribuan tahun lalu hingga ke Indonesia. Motif-motif abstrak, motif candi, awan, megamendung, wayang beber mulai berkembang dan sebagainya.

Zaman kerajaan Majapahit, Mataram, Demak dan kerajaan berikutnya memakai batik sebagai lambang budaya. Pada masa pengaruh agama Islam, motif batik binatang ditiadakan, namun saat ini bebas saja melukis seperti pada batik Bogor ada gambar bunga besar Amorphophalus Titanum, Daun Talas, senjata tradisional khas Jawa Barat Kujang, dan motif rusa, juga Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor.

Batik pertama kali diperkenalkan ke dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi PBB, padahal dahulu batik kurang mendapat perhatian masyarakat khususnya milenial, namun kini menjadi fashion budaya Indonesia dengan aneka design dan corak warna coklat, hitam bahkan berwarna warni. Pemerintah lalu memperkenalkan batik ke seluruh dunia, dengan mendaftarkan  batik sebagai  warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi yang berasal dari Indonesia atau Intangible Cultural Hertage of Humanity sejak United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Sebuah penetapan sejak tanggal 2 Oktober 2009 sebagai Hari Batik Indonesia. Hari Batik Nasional ditetapkan oleh Presiden DR. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2009. 3 Hal yang menjadi pertimbangan ditetapkannya Hari Batik Nasional:

  1. United Nations Educational Scientific Cultural Organization (UNESCO) mengukuhkan batik Indonesia masuk dalam daftar Representatif Budaya tak benda warisan manusia yang merupakan pengakuan Internasional terhadap mata budaya Indonesia.
  2. Pengukuhan hari batik diharapkan dapat meningkatkan citra positif bangsa Indonesia di mata dunia. Diharapkan pula meningkatkan rasa cinta dan bangga masyarakat terhadap budaya Indonesia

3.      Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan upaya perlindungan dan pengembangan batik Indonesia, maka ditetapkanlah tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Karena pengakuan batik sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia, seperti pengakuan dunia internasional terhadap mata budaya Indonesia, serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap batik sebagai budaya bangsanya. Bahkan Malaysia pernah mengklaim batik adalah milik mereka, namun Indonesia berjuang mendapatkan pengakuan representative sebagai warisan budaya. Sehingga setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional dan Hari Batik Dunia hingga kini.

Hakekatnya bagi umat manusia di dunia, pendidikan dan seni budaya menuju manusia yang berguna di dunia dan di akherat. Pada ayat Suci Al Qur’an, Surat Al-Araf ayat 26 menyebutkan: “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah ciptakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian taqwa, itulah yang lebih baik. Demikian sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat”. Kemudian menurut Hadist Riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Bila seseorang telah meninggal terputus untuknya pahala segala amal kecuali dari 3 hal warisan yang kekal: Shadaqoh Jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak sholeh yang senantiasa mendoakannya”

Demikian jika warisan bermutu tentu akan membuat anak keturunan kita dapat mengembangkan  pendidikan dan seni budaya sesuai dengan zamannya.

 

Sumber:

Al Qur’an  dan Hadist Nabi SAW

Hanitra, Randrianaiovo Mendrika, Ny and Kusumawardhani, Arny. (2022/6/4). Analysis of Quality Management In Written Batik(tulis) Manufacturing: Case Study in Batik Gunawan Setiawan Surakarta. Journal FEB Undip. Semarang

https://bbkb.kemenperin.go.id

Nasution, M,N. (2003). Manajemen Mutu Terpadu. Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.

UKM Gallery. 2021. Smesco Indonesia.(021)-27535454. Jakarta