Harumkan Nama Indonesia, Dosen Prodi Ekonomi Syariah FEB UNIDA Raih Juara II MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026
Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Djuanda (UNIDA), Dr. H. Anas Alhifni, S.E.I., M.Si., Al-Hafizh, mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan berhasil meraih Juara II Cabang Tilawah Al-Qur’an (Qori) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Pemuda Masjid Dunia Tahun 2026.
Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian yang diraih Dr. Anas Alhifni.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat kepada salah satu dosen UNIDA Kampus Bertauhid, Dr. H. Anas Alhifni, atas prestasi yang sangat membanggakan. Raihan Juara II pada MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia menjadi bukti bahwa insan UNIDA mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya pada ajang internasional,” ujarnya.
Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I menambahkan bahwa raihan tersebut selaras dengan visi UNIDA sebagai Kampus Bertauhid Unggul dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlakul karimah berlandaskan nilai-nilai tauhid.
“Prestasi ini mencerminkan semangat keilmuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang terus tumbuh di lingkungan kampus. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa, dosen, dan seluruh insan UNIDA untuk terus mengembangkan potensi diri, memperkuat kompetensi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan umat,” tambahnya.
Adapun MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia Tahun 2026 diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, selama tiga hari, mulai Sabtu (23/5/2026) hingga Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah syiar Islam yang moderat sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai pusat kegiatan keislaman global.
Ajang tersebut diikuti peserta dari sembilan negara, di antaranya China, Palestina, serta sejumlah negara di kawasan ASEAN. Selain delegasi internasional, MTQ juga menghadirkan qori dan qoriah terbaik dari 26 provinsi di Indonesia, sehingga menjadi salah satu kompetisi tilawah Al-Qur’an yang bergengsi dan kompetitif pada tingkat internasional.