HIMASEP FAPERTA UNIDA Gelar Upgrading untuk Perkuat Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Berbasis AI
Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEP) Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan Upgrading bertema “Mewujudkan Organisasi yang Solid dengan Kepemimpinan dan Manajemen yang Adaptif” pada Senin (15/6/2026) bertempat di Ruang Kelas B312 FAPERTA UNIDA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam bidang kepemimpinan, penguatan organisasi, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan AI (Artificial Intelligence) dalam manajemen organisasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni M. Firman Maulana selaku Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA dan Bella Aprilia selaku Google Student Ambassador 2026. Peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan organisasi serta pemanfaatan AI sebagai pendukung efektivitas kerja di era digital.
Masuk ke sesi pemateri pertama, M. Firman Maulana menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memberikan instruksi, melainkan juga kemampuan menjadi teladan dan penggerak bagi anggota organisasi.
“Seorang pemimpin tidak hanya berperan sebagai pemberi arahan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan leading self sebelum memimpin orang lain. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu mengelola diri sendiri agar persoalan pribadi tidak memengaruhi jalannya organisasi. Dalam sesi diskusi, M. Firman Maulana turut menanggapi pertanyaan mengenai prioritas antara kuliah dan organisasi.
“Sebagai mahasiswa, kuliah tetap menjadi prioritas. Namun, pengalaman berorganisasi dapat menjadi pelengkap yang membantu mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab,” tuturnya.
Sementara itu, Bella Aprilia membahas peran AI dalam kehidupan sehari-hari dan cara penerapannya di bidang agribisnis. Ia menjelaskan bahwa teknologi AI dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja, pengelolaan data, hingga mendukung proses pengambilan keputusan.
“AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan membantu manusia agar dapat lebih fokus dalam berpikir, berinovasi, dan mengembangkan potensi dirinya,” pungkasnya.
Bella menambahkan bahwa pemanfaatan AI perlu dilakukan secara bijak agar memberikan dampak positif bagi penggunanya. Ia juga memperkenalkan empat tahapan penggunaan AI yang efektif, yaitu plan (perencanaan), prioritize (menentukan prioritas), execute (pelaksanaan), dan review (evaluasi).
Melalui kegiatan Upgrading ini, HIMASEP berharap seluruh peserta mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan, meningkatkan rasa tanggung jawab dalam organisasi, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara adaptif dan bijaksana. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk anggota HIMASEP yang aktif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di era modern.