Identitas Pemuda Cinta Pramuka: Tinggi Moral, Kuat Mental
Sejarah
Pramuka
Berdirinya Pramuka
dicetuskan oleh Baden Powell yang pada tahun 1907 yang mengadakan perkemahan
pramuka di Pulau Brownsea, Inggris. Pria yang menjabat sebagai Letnan Jenderal
tentara Inggris itu menuliskan pengalamannya yang kemudian diterbitkan dalam
bentuk sebuah buku dengan judul "Scouting For Boys". Buku itu
tersebar di seluruh penjuru Inggris bahkan beberapa negara lainnya hingga
akhirnya menjadi panduan bagi awal mula terbentuknya organisasi pramuka. Pada
30 Juli - 8 Agustus 1920, untuk pertama kalinya diadakan Jambore Dunia, yang
merupakan pertemuan besar antar para anggota pramuka di seluruh dunia. didalam
acara tersebut dilakukan kegiatan berkemah bersama. Jambore pertama itu
diadakan di di Olympia Hall, London, dengan jumlah peserta sekitar 8000 anggota
pramuka yang berasal dari 34 negara berbeda. pada saat itu, Baden Powell
dinobatkan sebagai Chief Scout of the
World atau Bapak Pandu Sedunia.
Pramuka
di Indonesia
Gerakan pramuka di Negara
kita Indonesia dimulai pada tahun 1912 melalui organisasi Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO)
yang dikemudian hari berganti nama menjadi Nederlands-Indische Padviders
Vereeniging (NIPV) pada tahun 1916. Setelah memandang positif gerakan pramuka
yang berada di Indonesia, hal ini menginspirasi bagi tokoh-tokoh gerakan
nasional utnuk mendirikan Padvinders (Pandu) untuk anak-anak bangsa diberbagai
daerah. Eksistensi gerakan kepanduan di Indonesia semakin meningkat sehingga
membuat banyak gerakan kepanduan bermunculan di Indonesia pada tahun 1928-1935.
Pada 28 Desember 1945, dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia di Solo yang
merupakan satu-satunya organisasi kepanduan Indonesia melalui keputusan Menteri
Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan. hal ini menjadi dasar awal
menasionalnya kepanduan atau pramuka di Indonesia dala konteks kehidupan
bernegara. Akhirnya Gerakan Pramuka di Indonesia mulai dikenalkan secara resmi
di Indonesia pada 14 Agustus 1961. Hal itu bersamaan dengan Presiden RI
menganugerahkan panji-panji sebagai penghargaan keikutsertaan para pandu dalam
mengisi kemerdekaan Indonesia. sejak saat itu, 14 Agustus diperingati sebagai
Hari Pramuka. Setiap tahunnya semua anggota Gerakan Pramuka se-Indonesia akan
memperingati hari tersebut dan biasanya diadakan upacara Hari Pramuka di
sekolah disemua tingkatan.
Pentingnya
Pramuka Bagi Pemuda dan Negara
Pramuka bukanlah
hanya sekedar organisasi atau gerakan penyambung aspirasi ataupun inspirasi.
Pramuka melatih kemampuan berorganisasi bagi siapa saja anak muda yang aktif
mengikuti kegiatan ini. Kemampuan organisasi dapat membantu pemuda lebih mudah bergaul dan bersosialisasi dengan
orang lain. Pendidikan kepramukaan sangat penting bagi siswa-siswa untuk
pengembangan diri di sekolah, terutama bagi siswa/siswi sedang mengalami
masa-masa transisi pencarian jati diri, dan masih memerlukan pijakan yang kuat
untuk menetukan arah masa depannya, memerlukan gerakan atau kegiatan seperti
pramuka ini untuk membentuk kepribadian yang kuat dan tangguh. sehingga
nantinya tidak terpengaruh kepada hal-hal yang negatif. Melalui berbagai
kegiatan seperti berkemah, Teknik survival di alam ala pramuka seperti mencari
jejak, membaca peta, leadership, memasak di alam, merupakan beberapa hal dasar yang
biasa dikuasai oleh peserta kegiatan pramuka. Ada banyak kegiatan yang
diajarkan dalam organisasi kepramukaan, seperti: menjaga lingkungan,
mengembangkan diri, pemecahan permasalahan, mengatasi tantangan/rintangan,
menikmati hidup dialam, dll. Hal-hal seperti ini dilatih sejak pramuka
siaga-penggalang secara bertahap tergantung teknik survival dan tingkatan pramuka
berdasarkan umur peserta. Kegiatan semacam ini tentu akan berdampak bagi
kemandirian dan munculnya jiwa leadhership bagi peserta pramuka. Selain
kemampuan kemandirian, kepemimpinan, kemampuan survive dialam bebas, pramuka
juga mengajarkan moral kepada setiap pesertanya. Ada banyak interaksi sosial dengan
pendidikan kesantunan berlandaskan pancasila yang juga diajarkan dalam
kegiatan/organisasi pramuka. Hal ini membentuk pemuda tidak hanya tangguh
secara fisik dan mental tapi juga santun dalam prilaku dan berjiwa penolong. Pemuda
adalah kekuatan dan masa depan bangsa. Dengan banyaknya pemuda yang mengikuti
gerakan pramuka, maka semakin banyak juga pemuda yang memiliki karakter pribadi
yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat mental, berakhlak baik dan
berprilaku santun. Semakin kuat jiwa pemuda, semakin kuat pula masa depan
generasi bangsa. Cinta pramuka, berarti cinta kepada bangsa. Jaya Pramuka, jayalah
bangsa. Selamat hari Pramuka. (Bogor 14 Agustus 2022). HTA.