Puncak Rangkaian UNIDA Law Fair 2026, FH UNIDA Gelar Seminar Nasional Perkuat Integritas Generasi Muda Songsong Indonesia Emas
Fakultas Hukum (FH) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan Seminar Nasional sebagai bagian dari rangkaian puncak UNIDA Law Fair 2026 di Aula Gedung C UNIDA pada Kamis (2/7/2026). Mengusung tema "Menyongsong Indonesia Bangkit atau Indonesia Bangkrut: Pertarungan antara Keadilan Antagonistik dan Keadilan Substantif", seminar ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, praktisi hukum, pemerintah daerah, mahasiswa, serta finalis kompetisi hukum dari berbagai perguruan tinggi.
Seminar menghadirkan Wakil Ketua KPK Periode 2011–2015 sekaligus Dosen Sekolah Pascasarjana UNIDA Dr. H. Bambang Widjojanto, S.H., M.Sc, Guru Besar Hukum UNIDA Prof. Dr. Martin Roestamy, S.H., M.H, serta Dosen Fakultas Hukum UNIDA, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H. Diskusi dipandu oleh Dr. Asep Thobibudin Qolyubi, S.H., M.H sebagai moderator.
Dekan Fakultas Hukum UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Nurwati, S.H., M.H menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, dewan juri, peserta, panitia, sponsor, media partner, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian UNIDA Law Fair 2026.
Assoc. Prof. Dr. Nurwati, S.H., M.H menjelaskan bahwa UNIDA Law Fair dirancang sebagai bagian dari upaya membangun budaya ilmiah yang mendukung penguatan kualitas akademik mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk memahami teori secara komprehensif, menganalisis berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat, serta menyusun argumentasi hukum yang kuat, objektif, dan solutif.
"Kami berharap UNIDA Law Fair terus berkembang sebagai forum ilmiah yang mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi penyelesaian berbagai persoalan hukum di tengah masyarakat," tuturnya.
Turut hadir, Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas sebagai karakter utama yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya calon-calon penegak hukum di masa depan. Menurutnya, kemajuan Indonesia hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab.
"Mahasiswa Universitas Djuanda harus menjadi pribadi yang berintegritas tinggi. Jangan pernah memberi sogokan ataupun mau disogok. Jadilah insan yang menjaga nilai kejujuran dalam setiap langkah kehidupan," pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, berharap para peserta maupun para juara UNIDA Law Fair 2026 kelak menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.
"Saya berharap seluruh peserta, khususnya para juara UNIDA Law Fair 2026, kelak menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa. Kompetisi dan forum akademik seperti ini menjadi ruang untuk meraih prestasi sekaligus membentuk karakter kepemimpinan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta memperkuat komitmen dalam menegakkan keadilan," katanya.