Pentas Seni Tutup Semester, Mahasiswa PGSD FAIPG UNIDA Tampilkan Beragam Kreasi Tari Daerah
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan Pentas Seni bertema "Harmoni Kreativitas dalam Semangat Akhir Semester" pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Gedung G, FAIPG UNIDA. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Pendidikan Seni Budaya SD yang diampu oleh Dosen PGSD UNIDA, Anne Effane, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Anne Effane, S.Pd.I., M.Pd mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar untuk mengakhiri semester dengan suasana harmonis sekaligus sarana pembelajaran bagi mahasiswa calon guru SD.
"Pentas Seni ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Pendidikan Seni Budaya SD, sekaligus bertujuan menciptakan suasana harmonis menjelang libur akhir semester. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berlatih mengekspresikan diri lewat seni tari, tetapi juga belajar langsung bagaimana kelak mereka bisa mengenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada anak-anak SD,” tuturnya.
“Kami sengaja menampilkan tarian dari berbagai daerah, mengingat UNIDA sendiri memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, sehingga ini juga menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan antarmahasiswa," sambungnya.
Salah satu peserta kegiatan, Siti Nurul Hikmah, turut membagikan kesannya usai tampil di atas panggung. Ia mengaku sempat merasa gugup menjelang penampilannya, namun pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga.
"Lewat kegiatan ini saya jadi lebih paham cara mengemas seni budaya supaya menarik buat anak-anak, karena nanti kami akan jadi guru SD yang harus bisa mengajarkan seni budaya ke murid-murid kami. Semoga acara seperti ini terus diadakan setiap tahun," ujar Siti.
Kegiatan Pentas Seni ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa PGSD FAIPG UNIDA untuk terus mengembangkan kreativitas, memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus membekali diri dengan keterampilan mengajarkan seni budaya kepada peserta didik di jenjang sekolah dasar kelak.