[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Wisuda 405 Lulusan, Chancellor Dorong Alumni Berkiprah di Kancah Global

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali melahirkan ratusan lulusan baru dalam Wisuda ke-53 yang digelar pada Selasa (9/6). Sebanyak lebih dari 405 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai alumni dan diharapkan mampu berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.

Dalam sambutannya, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan bahwa para lulusan merupakan representasi dari perjalanan akademik yang panjang dan penuh dedikasi.

“Hari ini adalah hari Anda sekalian. Langit kampus kita cerah, menyambut lebih dari 405 bintang baru yang siap menerangi negeri,” ujarnya.

Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan bahwa UNIDA terus berkembang sebagai kampus unggul berstandar internasional dan menjadikan momentum wisuda sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh.

“Ini adalah momentum kebangkitan kita untuk melangkah lebih jauh, menembus batas-batas negeri, dan membawa nama Djuanda ke panggung dunia,” tambahnya.

Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H juga menekankan pentingnya karakter dalam membentuk lulusan yang unggul. Selain dibekali ilmu pengetahuan, para alumni diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai karakter tauhid yang menjadi ciri khas UNIDA.

“Putra-putri hebat ini kami kembalikan dengan membawa selembar ijazah, segudang ilmu, dan yang paling utama sebuah karakter,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H mengingatkan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga perubahan iklim. Oleh karena itu, lulusan dituntut memiliki kompetensi yang komprehensif.

“Tantangan global membutuhkan solusi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berwawasan internasional, berintegritas, dan berhati lembut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H juga mendorong para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai bentuk kontribusi intelektual bagi bangsa. Ia menyampaikan bahwa UNIDA kini telah membuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum serta tengah mempersiapkan Program Doktor Islamic Studies.

Selain itu, UNIDA terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas akademik di tengah dinamika pendidikan tinggi.

“Pertumbuhan kelembagaan harus berjalan seiring dengan penguatan mutu akademik. Kuantitas tidak boleh mengorbankan kualitas,” tegasnya.

Pada momen wisuda ini, UNIDA juga mencatat sejumlah capaian membanggakan, di antaranya peringkat kedua perguruan tinggi dengan penerima hibah pengabdian kepada masyarakat terbanyak serta peringkat ketiga dalam perolehan hibah penelitian di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten. Capaian ini menunjukkan komitmen UNIDA dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset dan pengabdian.

Menghadapi era global, UNIDA menetapkan tahun 2026 sebagai Tahun Internasional dengan fokus pada penguatan jejaring global, akreditasi internasional, serta langkah menuju world class university. Hingga saat ini, UNIDA telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 20 institusi di 11 negara melalui berbagai program strategis seperti student exchange, joint research, dan double degree.

Menutup sambutannya, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H berpesan agar para lulusan mampu menjadi duta kampus di kancah internasional.

“Kini, kalian adalah duta internasional Universitas Djuanda. Dunia sedang menunggu kontribusi kalian,” pungkasnya.