Wisuda ke-53 UNIDA, Rektor Pesan Lulusan Jaga Integritas dan Amalkan Nilai Tauhid di Tengah Masyarakat
Rektor Universitas Djuanda (UNIDA), Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk senantiasa menjaga integritas, menghormati jasa orang tua dan guru, serta mengamalkan nilai-nilai karakter tauhid dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-53 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Puri Begawan, Bogor, Selasa (9/6/2026).
“Tanamkan dalam dirimu, pelihara dan amalkan nilai-nilai karakter tauhid. Berusahalah menjadi hamba Allah yang terbaik, yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Dengan demikian kehadiranmu sebagai alumni Universitas Djuanda akan selalu menghadirkan keharmonisan, kedamaian, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat,” pesan Prof. Pupu di hadapan 405 wisudawan dan wisudawati.
Pada wisuda ke-53 ini, UNIDA mengukuhkan sebanyak 405 lulusan yang terdiri atas 345 lulusan program sarjana (S1) dan 60 lulusan program magister (S2). Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S1 mencapai 3,58, sedangkan lulusan S2 mencapai 3,89, dengan capaian IPK tertinggi 4,00.
Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I juga mengingatkan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil perjuangan panjang yang tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua serta dukungan keluarga.
“Ingatlah bahwa apa yang kalian raih hari ini tidak terlepas dari jerih payah dan doa tulus orang tua kalian. Sampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada mereka yang telah mendukung dan mengawal perjalanan hidup serta pendidikan kalian,” ujarnya.
Selain kepada orang tua, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I mengajak para lulusan untuk senantiasa menghormati para guru dan dosen yang telah membimbing selama masa studi. Ia juga mengingatkan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh digunakan untuk kemaslahatan masyarakat serta dijauhkan dari segala bentuk penyalahgunaan yang merugikan bangsa dan negara.
Menurutnya, pendidikan di UNIDA tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai tauhid. Melalui pendekatan tersebut, UNIDA berupaya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi.
“Universitas Djuanda sebagai kampus bertauhid berupaya menyajikan paket lengkap bagi para mahasiswanya. Ilmu pengetahuan yang diberikan dalam pemahaman yang luas dan mendalam, keterampilan yang dilatih hingga menjadi keahlian yang berdampak, dan yang terpenting adalah penguatan karakter yang membentuk kepribadian yang sempurna menjadi insan Indonesia yang berakhlakul karimah,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I juga mengajak para alumni untuk tetap menjadikan almamater sebagai rumah yang dapat menjadi tempat kembali dalam berbagai situasi kehidupan.
“Kami akan selalu hadir untuk menerangi saat engkau berada dalam kegelapan dan memberimu arah ketika engkau tersesat. Karena Universitas Djuanda adalah rumah yang selalu menghendaki para alumninya menjadi generasi terbaik bangsa dan tanah air,” katanya.
Selain menyampaikan pesan kepada para lulusan, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I melaporkan berbagai capaian strategis UNIDA, diantarantya yakni prestasi mahasiswa UNIDA yang terus meningkat. Sepanjang tahun akademik 2025/2026, mahasiswa UNIDA berhasil meraih 40 prestasi internasional, 368 prestasi nasional, dan 138 prestasi tingkat provinsi. Sebanyak 424 mahasiswa juga tercatat sebagai penerima beasiswa.
Sementara itu, dari sisi akademik, UNIDA terus memperkuat kualitas program studinya dengan mencatat 60% dari total program studi di UNIDA berhasil meraih akreditasi Unggul. Pada tahun 2026, UNIDA juga menambah empat program studi baru, yaitu Program Doktor (S3) Ilmu Hukum, Program Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Program Diploma III Kebidanan dan Diploma III Keperawatan yang merupakan hasil pemyatuan dari STIKES Keris Husada Jakarta.
Selain penguatan akademik, UNIDA terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini terdapat 46 dosen yang sedang menempuh studi doktoral (S3), 17 tenaga kependidikan yang melanjutkan studi magister, serta enam dosen yang tengah berproses menuju jabatan akademik guru besar.
“Adalah sebuah keputusan yang tepat apabila kami mengajak masyarakat luas untuk bergabung dengan Universitas Djuanda baik dalam pendidikan jenjang S1, S2, S3 dan D3 di berbagai program studi yang tersedia, maupun dalam jalinan kerja sama penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat serta berbagai kegiatan lainnya dalam rangka untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera serta berkeadilan,” pungkasnya.